Mengapa kata ini yang dipilih, bukan sinonimnya? Mengapa bentuknya tunggal, bukan jamak?

Empat puluh tujuh bab yang membaca Al-Qur'an melampaui terjemahan, merujuk para ahli bahasa dan mufasir klasik: Ibnu Katsir, Al-Qurthubi, Az-Zamakhsyari, Ibnu 'Asyur, Ar-Raghib Al-Ashfahani.

Bab
47
Bagian
2
Waktu baca
±6 jam
Bahasa
ID & EN

Empat pintu masuk

Tidak harus membaca berurutan. Mulailah dari pertanyaan yang paling membuat Anda penasaran.

Diksi dan makna kata

Mengapa kata ini, bukan sinonimnya.

  1. 3When Synonyms Are Not SynonymsMatinya sinonimitas dalam Al-Qur'an
  2. 4The Wife vs The CompanionZauj atau imra'ah?
  3. 6Anatomy of The SoulṢadr, qalb, fu'ād, dan lubb

Gramatika dan rasm

Tunggal-jamak, fi'il-isim, huruf, dan tulisan.

  1. 9Singular Light, Plural DarknessMengapa cahaya selalu tunggal
  2. 11The Tiny GiantsPengaruh huruf bā', fī, dan 'alā
  3. 18The Gender of The SoulMengapa nafs itu perempuan

Balaghah dan struktur

Susunan, gaya, dan arsitektur ayat.

  1. 1The Throne's ArchitectureSimetri sempurna Ayat Kursi
  2. 5The Art of The ShiftSeni iltifāt dalam Al-Fātiḥah
  3. 7Divine Irony“Kabar gembira” untuk azab

Kisah dan tadabbur

Membaca kisah para nabi lewat bahasanya.

  1. 2The Lost & Found ChildrenKisah Nabi Yusuf dan Nabi Musa
  2. 31The Mirror of Time
  3. 37The Blueprint of Ibrahim

Yang Anda dapatkan

Satu kali bayar untuk ruang baca yang terus bertambah.

Lengkapi dengan The Unopened Letter

Keajaiban linguistik Surah Al-Fātiḥah dalam 29 bab. Ambil keduanya dalam satu akun.

Rp198.000Rp148.000Hemat Rp50.000
Beli bundling

Kenali The Unopened Letter · Sudah membeli? Masuk